Belakangan, iklan layanan masyarakat mengenai MDG - Millenium Development Goals, banyak banget. Mulai versi Toto sampai Dian Sastro yang ngomong. Sayang, detail tujuan pembangunan di era milenium ini jarang banget dikupas. Inilah isinya:
1. Menghapuskan kemiskinan dan kelaparan ekstrim:
a. Mengurangi sampai setengahnya proporsi masyarakat yang hidup kurang dari US$1 per hari
b. Mengurangi sampai setengahnya proporsi masyarakat yang menderita kelapran.
2. Mencapai pendidikan dasar universal: menjamin semua anak laki-laki dan perempuan menyelesaikan pendidikan SD.
3. Mempromosikan kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan: menghapuskan perbedaan gender dalam pendidikan dasar dan menengah pada 2005, dan pada semua tingkatan pada 2015.
4. Mengurangi kematian anak: mengurangi 2/3 angka kematian balita.
5. Meningkatkan kesehatan ibu: mengurangi 3/4 rasio kematian ibu.
6. Melawan HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya:
a. Menghentikan dan mulai membalik penyebaran HIV/AIDS.
b. Menghentikan dan mulai membalik penularan malaria dan penyakit menular lainnya.
7. Menjamin keberlanjutan lingkungan hidup:
a. Mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam program dan kebijakan negara, dan mengganti hilangnya Sumber Daya Alam.
b. Mengurangi setengah dari proporsi masyarakat tanpa akses pada air minum yang aman.
c. Mencapai perbaikan yang signifikan bagi sedikitnya kehidupan 100 jut gelandangan pada 2020.
8. Mengembangkan kemitraan global bagi pembangunan:
a. Mengembangkan lebih lanjut sistem keuangan dan perdagangan terbuka yang berbasis aturan, dapat diprediksi dan tidak diskriminatif. Termasuk komitmen tata kelola yang baik, pembangunan dan pengurangan kemiskinan.
b. Menangani kebutuhan khusus negara belum berkembang. Termasuk tarif dan kuota, meningkatkan penghapusan utang bagi negara miskin yang terlilit utang, memberi lebih banyak bantuan bagi negara yang berkomitmen mengurangi kemiskinan.
c. Menangani kebutuhan khusus dari negara yang terisolasi dan negara kecil.
d. Mengurangi secara komprehensif permasalahan utang negara berkembang.
e. Bekerjasama dengan negara berkembang, mengembangkan pekerjaan yang layak dan produktif untuk kaum muda.
f. Bekerjasama dengan perusahaan farmasi untuk menyediakan akses obat-obatan ke negara berkembang.
g. Bekerjasama dengan sektor swasta untuk menyediakan manfaat teknologi baru - terutama ICT.
Source: UN
Friday, February 23, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment